Tim gabungan Polres Kotawaringin Timur (Kotim) yang terdiri Polsek Ketapang, Kodim, BPBD dan Kecamatan bergerak cepat menuju lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau.
Operasi pemadaman ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kotim, Kompol Yuan Irsyadi, S.I.K.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut langsung oleh Lurah Mentaya Seberang, Hartoni dan Danramil Ketapang, Iskandar.
Di tengah kondisi lahan yang masih penuh asap tebal dan beberapa titik api yang masih menyala, Kompol Yuan langsung memimpin personel gabungan TNI-Polri bersama warga melakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak merambat ke area lain.
Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W, S.H., S.I.K., M.M melalui Kabagops Kompol Yuan Irsyadi, S.I.K., mengatakan sore hari ini tim Polres yang dipimpin Kabagops bersama Kapolsek Ketapang AKP Anis telah melaksanakan pemadaman sekaligus pendinginan di wilayah Seranau, tepatnya di Sungai Blayar.
“Kapolres sendiri sudah membantu warga untuk memadamkan api dengan membuat sumur bor sebanyak 5 titik. 5 titik sumur bor yang sudah dipasang oleh Beliau Alhamdulillah akhirnya semua lancar dan dapat digunakan untuk saat ini,” katanya, Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, hotspot di lokasi tersebut Alhamdulillah sudah mulai padam dan tidak ada asap lagi di kebakaran Sungai Blayar ini.
“Jika ada kebakaran dimanapun, Polres Kotim siap kembali akan turun dan membantu memadamkan. Polisi Bersama Masyarakat. Tim terus rutin baik dari Polres dan Polsek setiap harinya pasti akan turun, bagaimana caranya ini semua bisa padam, tidak ada asap lagi, Kotim kembali bersih lagi,” jelasnya.
Saat melakukan pemadaman dan pendinginan, Polres juga dibantu tim Kodim 1015/Sampit, Yon TP 923/Mentaya, BPBD Kotim, Koramil dan Kecamatan.
Walaupun lokasi jauh kurang lebih 7 km dari jembatan penyeberangan, dengan menggunakan roda dua tim dapat mencapai lokasi kebakaran.
“Dari Pelabuhan kita menyeberang, kemudian dari seberang Pelabuhan hingga ke TKP kurang lebih 7-8 kilo kita menggunakan kendaraan roda dua, kemudian lanjut jalan kaki kurang lebih 2-3 km ke dalam. Alhamdulillah semua api sudah mulai padam, sisa asap, makanya kita melaksanakan pendinginan setiap harinya dari pagi sampai sore hari,” tambahnya.
Sinergi kuat antara Polres Kotim, TNI, BPBD, Pemerintah Kecamatan Seranau dan Kelurahan Mentaya Seberang ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menangani Karhutla di wilayah Kotawaringin Timur.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















