PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Palangka Raya.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi penyelenggaraan pemerintahan mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa dan kelurahan.
Rakor mengusung tema “Penguatan Peran dan Akuntabilitas Kepala Desa/Lurah se-Kalimantan Tengah dalam Mewujudkan Desa Tangguh, Aman, Sejahtera untuk Mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI serta Kartu Huma Betang Sejahtera”.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam arahannya menegaskan bahwa desa dan kelurahan mempunyai posisi strategis dalam pembangunan daerah. Pemerintahan desa menjadi salah satu ujung tombak karena berhadapan langsung dengan masyarakat dan mengetahui kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
“Kemajuan daerah tidak dimulai hanya dari kantor gubernur, tidak pula dari kantor bupati atau wali kota, tetapi dari desa/kelurahan, sebagai ujung tombak pembangunan dan pelayanan masyarakat,” tegas Agustiar.
Rakor tersebut diikuti 136 camat, 139 lurah dan 1.432 kepala desa dari seluruh Kalimantan Tengah. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya peran pemerintahan desa dan kelurahan dalam mendukung jalannya roda pemerintahan serta pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Agustiar juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Pengelolaan program dan anggaran harus dilakukan secara transparan, terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Gubernur juga mengingatkan agar efisiensi anggaran tidak berdampak terhadap kualitas pelayanan publik.
“Yang dikurangi adalah pemborosan, yang dikurangi kegiatan yang kurang berdampak bagi masyarakat. Efisiensi harus kita jawab dengan kerja lebih kreatif, lebih cermat, lebih terukur dan lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Selain pelayanan publik dan pengelolaan anggaran, pemerintah desa dan kelurahan juga didorong untuk mendukung penataan ruang, pemutakhiran data sosial, pencegahan Karhutla serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan menjadi salah satu perhatian karena memasuki periode musim kemarau. Pemerintah desa diminta memperkuat langkah pencegahan dan deteksi dini serta meningkatkan koordinasi dengan masyarakat dan berbagai pihak terkait.

Safrudin: Rakor Berikan Penguatan bagi Pemerintah Desa
Kepala Desa Regei Lestari, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Safrudin, yang mengikuti kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Rakor Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalimantan Tengah Tahun 2026.
Menurut Safrudin, kegiatan tersebut sangat penting karena memberikan kesempatan bagi kepala desa untuk mendapatkan arahan secara langsung mengenai kebijakan dan prioritas pembangunan pemerintah daerah.
“Rakor ini sangat baik dan penting bagi kami di tingkat desa. Banyak hal yang kami dapatkan, terutama mengenai bagaimana pemerintah desa dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat akuntabilitas serta menyelaraskan program desa dengan kebijakan pemerintah daerah,” kata Safrudin kepada MentayaNet.
Ia menilai, pertemuan yang melibatkan kepala desa dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah juga menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengalaman mengenai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di desa.
“Setiap desa tentu memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda. Dengan adanya rakor seperti ini, kami bisa mendapatkan pemahaman dan pengalaman dari daerah lain, sekaligus memperkuat koordinasi agar apa yang menjadi program pemerintah dapat dilaksanakan dengan baik di desa,” ujarnya.
Safrudin menyambut baik penekanan pemerintah provinsi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat merupakan salah satu tanggung jawab utama pemerintah desa.
Ia mengatakan, masyarakat membutuhkan pemerintah desa yang responsif, terbuka dan mampu memberikan pelayanan sesuai kebutuhan.
“Bagi kami, masyarakat adalah yang utama. Pemerintah desa harus hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan. Karena itu, apa yang disampaikan dalam rakor ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan,” katanya.
Safrudin juga mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap pembangunan desa yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan.
Menurutnya, pembangunan desa harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
“Pembangunan desa tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah desa. Masyarakat harus dilibatkan sehingga program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan. Dengan kebersamaan dan gotong royong, pembangunan akan lebih mudah dilaksanakan,” tuturnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, kecamatan dan desa semakin kuat sehingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama.
“Harapan kami tentunya koordinasi seperti ini terus dilakukan. Kami di desa siap mendukung program pemerintah dan menjalankan kebijakan yang sudah diarahkan, tentunya dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di desa,” kata Safrudin.
Safrudin juga menilai pesan Gubernur mengenai efisiensi anggaran sangat relevan dengan kondisi pemerintahan desa. Menurutnya, setiap program harus benar-benar direncanakan berdasarkan skala prioritas agar anggaran yang tersedia memberikan manfaat maksimal.
“Efisiensi bukan berarti mengurangi pelayanan kepada masyarakat. Justru bagaimana kita menggunakan anggaran secara lebih tepat dan memastikan program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat,” ujarnya.
Selain itu, Safrudin menilai persoalan lingkungan, termasuk pencegahan Karhutla, membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah desa bersama masyarakat harus memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan dan melakukan pencegahan sejak dini.
“Pencegahan tentu lebih penting. Pemerintah desa bersama masyarakat harus terus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan. Koordinasi dengan pihak terkait juga harus dilakukan agar apabila ada potensi masalah bisa segera ditangani,” katanya.
Perkuat Kemandirian Desa
Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk mendorong desa agar semakin mandiri dalam mengelola potensi yang dimiliki.
Safrudin mengatakan, potensi yang ada di masing-masing desa perlu dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Setiap desa memiliki potensi masing-masing. Tugas kita adalah bagaimana potensi tersebut bisa dikembangkan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Pemerintah desa harus mampu menjadi fasilitator agar masyarakat dapat berkembang,” ujarnya.
Ia berharap hasil rakor tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata di masing-masing desa.
“Yang paling penting setelah kegiatan ini adalah tindak lanjutnya. Apa yang kami dapatkan di sini akan menjadi bahan untuk kami evaluasi dan terapkan sesuai kondisi Desa Rege,” kata Safrudin.
Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat penyelenggaraan pemerintahan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Dengan jumlah peserta 1.432 kepala desa, 139 lurah dan 136 camat, forum tersebut menjadi ruang koordinasi besar untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bagi pemerintah desa, termasuk Desa Rege Kecamatan Teluk Sampit, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas aparatur, meningkatkan kualitas pelayanan, memperbaiki tata kelola pemerintahan serta memastikan pembangunan desa benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Safrudin pun menegaskan bahwa pemerintah desa siap mendukung arah pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
“Intinya kami siap bersinergi. Pemerintah desa tidak bisa berjalan sendiri. Dengan dukungan pemerintah kabupaten, provinsi dan seluruh elemen masyarakat, kami optimistis pembangunan desa dapat terus ditingkatkan dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















