banner 130x650

Tutup Servant Leadership Batch 2, Bupati Seruyan Dorong ASN Hadirkan Inovasi dan Pelayanan Publik Berkualitas

Seruyan
Foto : Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., menyerahkan piagam penghargaan kepada peserta Pelatihan Servant Leadership Batch 2 sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan komitmen dalam mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi kepemimpinan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kuala Pembuang, Rabu (14/10/2026).

Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk mengembangkan pola kepemimpinan yang kreatif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat penutupan Bimbingan Teknis dan Pelatihan Servant Leadership Batch 2 di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kuala Pembuang, Rabu (14/10/2026).

Pelatihan yang berlangsung pada 12–14 Oktober 2026 ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam meningkatkan kompetensi kepemimpinan aparatur, khususnya pejabat eselon III yang memiliki peran strategis dalam menggerakkan organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan PT Alfa Quantum Indonesia dan diikuti 52 peserta.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan tidak boleh berhenti pada pemahaman teori, tetapi harus menjadi momentum perubahan pola pikir, budaya kerja, dan cara aparatur menjalankan tanggung jawabnya. Setiap pemimpin diharapkan mampu menerjemahkan pengetahuan yang diperoleh menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.

“Saya berharap setelah pendidikan ini, Bapak dan Ibu tidak hanya berada pada level sistematis dalam mengelola, melaksanakan, bahkan memimpin satuan kerja, tetapi sudah berada pada level kreatif,” tegas Ahmad Selanorwanda.

Menurut Bupati, seorang pemimpin tidak cukup hanya menjalankan pekerjaan berdasarkan rutinitas dan prosedur yang ada. Pemimpin juga harus mampu membaca situasi, menentukan prioritas, mengidentifikasi persoalan, serta merumuskan solusi yang efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Seruyan
Foto : Bupati Seruyan bersama peserta dan penyelenggara berfoto bersama pada penutupan Pelatihan Servant Leadership Batch 2 sebagai bentuk komitmen memperkuat kompetensi kepemimpinan dan profesionalisme ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan kompetensi aparatur harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari membangun pemahaman, meningkatkan kemampuan bekerja secara sistematis, mengembangkan kreativitas, hingga menghasilkan inovasi. Dengan demikian, setiap program dan kebijakan yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Siraman Rohani Untuk ASN Diharapkan Bawa Keberkahan

Bupati juga mengingatkan bahwa kreativitas dan inovasi bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pejabat pada posisi tertinggi. Setiap ASN, sesuai dengan tugas dan kewenangannya, memiliki kesempatan untuk berkontribusi melalui gagasan, perbaikan proses kerja, serta inisiatif yang mendukung pencapaian tujuan organisasi.

“Setelah mengetahui apa itu kepemimpinan yang melayani, bagaimana berkomunikasi, berdialog, dan berinteraksi, kemudian melihat regulasi, tujuan organisasi, serta visi dan misi Bupati, di situlah tantangannya. Bapak dan Ibu harus kreatif dan inovatif,” pesannya.

Seruyan

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya menyelaraskan pelaksanaan tugas dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sasaran perangkat daerah, serta visi dan misi pembangunan Kabupaten Seruyan. Menurutnya, kepemimpinan yang efektif harus ditopang oleh komunikasi yang baik, kemampuan membangun kerja sama, serta keberanian mengambil langkah perbaikan secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Direktur Alfa Quantum Indonesia, Luhut Sagala, mengapresiasi antusiasme, kedisiplinan, dan komitmen para peserta selama mengikuti pelatihan. Ia menilai semangat tersebut menjadi modal penting dalam membangun karakter pemimpin yang mampu memberikan teladan dan menggerakkan lingkungan kerja ke arah yang lebih baik.

Luhut menegaskan bahwa kepemimpinan yang melayani tidak semata-mata ditentukan oleh jabatan atau kewenangan, melainkan oleh kesediaan untuk menjalankan amanah dengan tulus, menghargai orang lain, dan mengutamakan kepentingan bersama. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, perlu diwujudkan melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan kerja.

BACA JUGA :  Semarak Akhir Ramadhan! Wakil Bupati Seruyan Bagikan 400 Takjil

“Pelayanan dimulai dari diri sendiri. Jangan merasa terlalu tinggi untuk melayani, jangan terlalu besar untuk mengampuni, dan jangan merasa paling hebat sehingga tidak mau belajar dari orang lain,” pesannya.

Ia juga menyampaikan bahwa tingkat kedisiplinan peserta selama pelatihan mencapai sekitar 99 persen. Capaian tersebut menjadi gambaran positif atas kesungguhan peserta dalam mengikuti proses pembelajaran dan diharapkan dapat terus dipertahankan ketika kembali menjalankan tugas di unit kerja masing-masing.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya membawa pulang pengetahuan baru, tetapi juga menerapkan nilai-nilai kepemimpinan yang melayani dalam mengelola tim, membangun komunikasi, menyelesaikan persoalan, dan meningkatkan produktivitas kerja. Perubahan tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat dievaluasi secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap penerapan servant leadership dapat memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, membangun budaya kerja yang kolaboratif dan profesional, serta mendorong terciptanya birokrasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kepemimpinan yang baik juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang saling menghargai, terbuka terhadap masukan, dan berorientasi pada pencapaian hasil.

Dengan berakhirnya pelatihan Servant Leadership Batch 2, para peserta diharapkan menjadi penggerak perubahan di lingkungan kerja masing-masing. Kompetensi, kreativitas, dan integritas yang telah dikembangkan selama pelatihan diharapkan dapat diterjemahkan menjadi peningkatan kinerja pemerintahan serta pelayanan publik yang semakin efektif, transparan, dan berkualitas.

BACA JUGA :  Luar Biasa! Wabup Seruyan Hj Iswanti di Wisuda, Gelar Doktor Berhasil Digapai

Pada akhirnya, keberhasilan kepemimpinan aparatur tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen mendorong tumbuhnya pemimpin yang melayani, berani berinovasi, dan mampu menghadirkan perubahan positif demi mendukung kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca