banner 130x650

Korban Perundungan Mogok Sekolah, Bupati Kotim Turun Tangan

Korban Perundungan

Perundungan yang dialami seorang pelajar madrasah di Sampit berdampak serius pada pendidikannya. Korban dilaporkan mogok sekolah akibat mengalami perundungan berulang oleh teman-temannya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H. Halikinnor, mendatangi langsung rumah korban, Rabu (21/10/2026), untuk memastikan penanganan terhadap anak dan keluarganya.

Pemkab Kotim berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) juga akan melibatkan tim psikolog guna mendampingi pemulihan kondisi psikologis korban.

Jika korban belum siap kembali ke sekolah semula, pemerintah daerah siap memfasilitasi perpindahan ke sekolah lain yang lebih aman dan kondusif.

BACA JUGA :  Keren! Bupati Kotim Berikan Bonus Atlet Porprov Kalteng ke-XII Rp3,8 Miliar

Tak hanya itu, Pemkab Kotim turut memperhatikan kondisi keluarga korban yang mengalami keterbatasan ekonomi dan tinggal di rumah tidak layak huni. Bantuan perbaikan rumah serta dukungan modal usaha bagi ibu korban turut direncanakan.

Korban Perundungan

Bupati Halikinnor mengingatkan para guru agar tidak hanya fokus pada kegiatan belajar mengajar, tetapi juga aktif mengawasi interaksi antarsiswa untuk mencegah perundungan.

“Jangan hanya mengajar dan memberikan pelajaran, lalu tidak diawasi,” tegasnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak merasa aman, dihargai, dan mendapatkan pendidikan tanpa rasa takut. Pencegahan perundungan membutuhkan kepedulian bersama dari sekolah, orang tua, dan masyarakat.

BACA JUGA :  Satlantas Polres Kotim Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Klik Helm Saat Berkendara

Stop perundungan! Lindungi anak, ciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah bagi semua.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca