Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah resmi ditunda. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda sejumlah wilayah menjadi penyebab utama penundaan ajang olahraga terbesar di Kalteng tersebut.
Pemerintah Provinsi Kalteng menargetkan Porprov akan digelar pada awal November 2026.
Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran mengatakan keputusan penundaan diambil karena kondisi karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah. Pemerintah mempertimbangkan dampaknya terhadap kualitas udara dan aktivitas masyarakat.
“Benar, kita tunda karena karhutla. Insyaallah kita laksanakan awal November,” ujar Agustiar seusai upacara HUT Kabupaten Kotawaringin Barat di halaman Kantor Bupati Kobar, Selasa, 6 Oktober 2026.
Menurut Agustiar, kondisi kabut asap menjadi salah satu pertimbangan utama karena Porprov melibatkan atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Kalteng. Kegiatan olahraga juga membutuhkan kondisi lingkungan yang aman dan mendukung kesehatan atlet.
Penundaan tersebut membuat penyelenggara dan kontingen daerah perlu menyesuaikan kembali persiapan, termasuk program latihan dan agenda pertandingan.
Agustiar menegaskan Porprov Kalteng tidak dibatalkan. Pemerintah tetap menargetkan ajang tersebut dapat berjalan sukses dan aman setelah kondisi karhutla mereda.
“Porprov tidak dibatalkan, hanya ditunda. Kita ingin semua atlet bertanding dalam kondisi yang sehat dan udara yang bersih,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, panitia besar Porprov Kalteng masih menunggu jadwal resmi terbaru dari Pemerintah Provinsi Kalteng.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















