banner 130x650

Kapolres Empat Lawang Pimpin Tim Tempuh 20 Km Hutan, Bongkar Ladang Ganja 3 Hektare dan Sita 220 Kg

Kapolres Empat Lawang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel bersama Polres Empat Lawang membongkar sindikat ganja lintas kabupaten dan provinsi di Desa Batu Jungul, Kecamatan Muara Pinang. Ladang ganja seluas 3 hektare berhasil diungkap, dengan barang bukti 220 kilogram ganja siap edar.

Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.I.K., M.H. memimpin langsung tim gabungan menembus medan berat. Tim harus berjalan kaki sekitar 20 kilometer selama 8 jam di jalur pendakian curam dan rimbunnya hutan tropis untuk mencapai lokasi pada 13 Februari 2026 lalu.

“Ini bukan sekadar kurir. Tersangka PD merupakan aktor intelektual yang mengkoordinasikan bibit, penanaman, hingga distribusi hasil panen,” tegas Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Yulian Perdana, S.I.K., saat konferensi pers di Mapolres Empat Lawang, Sabtu 25/4/2026.

Sita 220 Kg Ganja, 4 Motor, Temukan Modus Barter

Dalam operasi gabungan itu, polisi menyita 220 kilogram ganja siap edar yang dikemas dalam beberapa karung dan peti kayu. Turut diamankan empat unit sepeda motor yang diduga dipakai sebagai alat transportasi distribusi.

BACA JUGA :  Polres Seruyan Musnahkan 10 Gram Sabu, Harapkan Tangkap Target Lebih Banyak !

“Bahkan salah satu modus yang ditemukan adalah barter motor dengan ganja,” ungkap Yulian yang didampingi Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumsel AKBP Christopher Salohot Panjaitan, S.E.

Yulian menegaskan kedatangannya ke Empat Lawang bukan sekadar seremonial. Saat ditanya awak media apakah ada target operasi yang lebih besar, ia memberi jawaban teka-teki. “Tunggu saja nanti. Penyelidikan intensif masih terus berjalan di lapangan,” katanya.

Kapolres Empat Lawang

Diedarkan hingga Palembang, Sumsel Peringkat 2 Pengguna Narkoba

Yulian menyebut jaringan ini lintas kabupaten dan provinsi. Tersangka membawa barang haram tersebut hingga ke Palembang untuk diedarkan. Tindakan tegas ini krusial mengingat angka pengguna narkoba di Sumsel menduduki peringkat kedua tertinggi di Indonesia.

“Kita harus bergerak cepat agar generasi kita tidak hancur oleh narkoba,” tegas Yulian, lulusan Akpol 2000.

Kapolres: Perang Narkoba Tugas Semua Pihak

Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi menegaskan pemberantasan narkoba bukan hanya tugas Polres dan BNNK. “Tapi semua pihak harus berperang. Mulai dari Polri, BNNK, TNI, pemkab, tokoh masyarakat, tokoh agama. Bahkan perang dari keluarga sendiri,” ajak Aziz, lulusan Akpol 2006.

BACA JUGA :  Semarakkan Ramadhan, Polres Madina Gelar Lomba MTQ dan Adzan

“Dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Empat Lawang yang aman, damai, dan makin sejahtera,” imbuhnya didampingi Kabag Ops Kompol Nusirwan dan Kasat Resnarkoba Iptu Purnama Mentari Sampe.

Sempat Dihadang Warga Bersenjata Tajam

Pengungkapan ladang ganja ini tidak mudah. Sepulang dari lokasi, tim polisi yang membawa sebagian barang bukti mendapat perlawanan warga. Akses jalan satu-satunya diportal dan dihalangi massa.

Warga meminta polisi melepas RS, 22, dan A, 18, pasutri yang menjaga pondok dan mengurus ladang ganja tersebut. Sebagian warga membawa senjata tajam. Karena kalah jumlah, demi keselamatan bersama, polisi terpaksa menyerahkan dua terduga pelaku yang diambil paksa massa.

Meski begitu, polisi sudah mengantongi identitas pemilik ladang ganja, yakni PD dan E. Saat ini tersangka PD beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polda Sumsel untuk proses hukum lebih lanjut. Pengembangan kasus diprediksi menyasar jaringan yang lebih luas.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca