banner 120x600

Komisi IV DPRD Kotim : Pemda Buat Terobosan TKL, Kesian Tuh Menganggur !

DPRD Kotim
Photo : H.Abdul Kadir - Komisi IV DPRD Kotim

Sekretaris Komisi IV DPRD Kotim meminta agar pihak pemerintah daerah membuat terobosan terkait Tenaga Kerja Lokal (TKL) yang selama ini tidak maksimal mendapatkan peluang kerja di daerah ini.

H. Abdul Kadir, Sekretaris Komisi IV DPRD Kotim mengungkapkan banyak di wilayah kotim generasi muda yang telah lulusan sarjana menganggur. Dengan banyaknya penduduk, maka tingkat pengangguran akan terus bertambah setiap tahunnya.

“Kami sarankan pemerintah daerah menggandeng pihak swasta dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal, hal ini harus dilakukan agar angka pengangguran kita semakin menurun dan juga lapangan pekerjaan dapat terkoordinir dengan baik,” ungkap H. Abdul Kadir pada Jum’at, 16 September 2022.

Baca Juga : Nahkan?! DPRD Tegaskan THM di Sampit Dilakukan Peninjauan

Legislator Partai Golkar ini juga menjelaskan, upaya pengentasan pengangguran harus lebih cepat ditingkatkan dengan beragam terobosan yang bisa saja melalui kerjasama dengan pihak swasta yang ada di daerah ini. Hal ini karena dinilai erat kaitannya dengan taraf perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

dprd kotim
Photo : Ilustrasi dari pengangguran

“Banyaknya perusahaan besar swasta, khususnya di bidang perkebunan, pertambangan dan kehutanan di daerah kita yang mana potensi lapangan kerjanya pasti ada, kita harus bisa mengutamakan TKL dulu yang terserap sehingga pengangguran dapat teratasi, dan tingkat volume kejahatan dapat menurun,” timpalnya.

Disisi lain Legislator Dapil II Kecamatan Baamang ini bahkan menegaskan, selama ini belum ada upaya serius melalui terobosan yang tepat dalam rangka mengentaskan pengangguran di daerah ini.

“Sehingga angka pengangguran semakin meningkat, gelombang kelulusan tingkat SMA, Sarjana semakin banyak dan itu juga perlu peluang pekerjaan, artinya daerah harus siapkan lapangan kerja bagi putera dan putri daerah terlebih dahulu,” tutupnya

banner 120x600
banner 120x600

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.