banner 130x650

Menteri Kehutanan Blusukan 5 Hari di Kalsel-Kalteng, Fokus Karhutla dan Orangutan Kena ISPA

Menteri Kehutanan

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dijadwalkan melakukan kunjungan kerja maraton selama 5 hari ke Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah pada 12 – 16 Oktober 2026. Fokus utama kunjungan adalah peninjauan langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belum juga tuntas.

Berdasarkan dokumen rundown acara yang diterima MentayaNet, agenda Menteri sangat padat, menyisir dari Banjarbaru, Palangka Raya, Sampit, hingga Pangkalan Bun.

Hari Pertama: Langsung ke Titik Api di Liang Anggang

Pada Senin, 12 Oktober 2026 kemaren, Menteri take off dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru menggunakan Garuda Indonesia. Siang harinya langsung menuju Hutan Lindung Liang Anggang, Kota Banjarbaru untuk peninjauan lokasi karhutla.

Sore harinya Menteri melanjutkan perjalanan darat 4 jam 25 menit dari Banjarbaru menuju Palangka Raya dan bermalam di Hotel Swissbel Palangka Raya.

Hari Kedua: Km 23 Sebangau dan Orangutan Kena ISPA di Nyaru Menteng

Selasa, 13 Oktober, agenda krusial. Pagi hari Menteri akan meninjau lokasi karhutla di Km 23 Taman Nasional Sebangau, Marang, Bukit Batu dan diskusi pengendalian karhutla di tenda dekat lokasi.

BACA JUGA :  Takjub! Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Sampit Kembangkan Usaha Kopi Jahe

Setelah itu, Menteri dijadwalkan mengunjungi BOSF Nyaru Menteng 2, untuk meninjau kondisi 48 orangutan yang terkena ISPA akibat kabut asap karhutla serta melihat inovasi pemasangan water sprayer. Siang harinya berlanjut ke BOSF Nyaru Menteng 1 untuk melihat orangutan bernama “Novita”.

Sore harinya Menteri bertolak ke Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang menjadi salah satu wilayah dengan karhutla terparah (2.122 hektare). Bermalam di Hotel Aquarius Sampit.

Hari Ketiga & Keempat: Sampit – Pangkalan Bun – Tanjung Puting

Pada Rabu, 14 Oktober, Menteri akan meninjau karhutla di Mentawa Baru Hulu, Sampit, lalu diskusi dengan Forkopimda. Siangnya bergerak ke Kotawaringin Barat untuk meninjau OCCQ (Orangutan Care Center and Quarantine) di Pasir Panjang, Pangkalan Bun.

BACA JUGA :  Perkuat Tata Kelola Energi Nasional, Wamen ESDM dan Wakil Jaksa Agung Sepakat Perketat Pengawalan Hukum

Kamis, 15 Oktober, agenda paling berat: Masuk ke Taman Nasional Tanjung Puting. Menggunakan speedboat ke Feeding Site Tanjung Harapan, lalu perahu ketinting dan berjalan kaki menuju lokasi karhutla di dalam kawasan TN.

Siang harinya, Menteri akan menggelar Rapat Evaluasi Pengendalian Karhutla Kabupaten Kotawaringin Barat di Daops Manggala Agni Pangkalan Bun.

Jumat Pulang ke Jakarta

Kunjungan kerja akan berakhir pada Jumat, 16 Oktober 2026, dengan penerbangan dari Bandara Iskandar Pangkalan Bun menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta menggunakan Batik Air.

Kunjungan 5 hari ini menjadi sinyal kuat keseriusan Kementerian Kehutanan menangani karhutla yang sudah berlangsung lebih dari dua bulan dan bantuan 2.000 pompa air yang baru saja dikirim Presiden Prabowo ke Kalimantan.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca