banner 130x650

Karhutla Jalar ke Kantor Dinas di Kompleks Perkantoran Pemkab Seruyan

Sejumlah Kantor Dinas Pemkab Seruyan Terbakar akibat Karhutla

Kebakaran
Foto : Atap bangunan kantor Disnaker Seruyan pasca terjadi kebakaran (ist)

Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjalar hingga kawasan perkantoran pemerintah daerah di Kuala Pembuang, Minggu (18/10/2026). Peristiwa tersebut berdampak pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi kebakaran, termasuk bagian dinding dan plafon Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Seruyan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi di kawasan lahan bergambut di belakang kompleks perkantoran Pemkab Seruyan. Api dilaporkan bergerak dari arah Desa Sungai Undang sehingga memerlukan penanganan cepat untuk mencegah kobaran api meluas ke bangunan perkantoran di sekitarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Seruyan, Nomo Koeswoyo, menyampaikan bahwa jajarannya telah bersiaga sejak malam sebelumnya setelah menerima laporan masyarakat terkait keberadaan titik api.

“Dari tadi malam kami sudah siaga sesuai laporan masyarakat. Api mengarah dari Desa Sungai Undang, dan wilayah yang terbakar merupakan lahan gambut,” ujar Nomo, sebagaimana diberitakan Tabengan, Minggu (18/10/2026).

Dalam upaya penanganan tersebut, petugas mengerahkan tiga unit armada, terdiri atas dua mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil slip-on. Penanganan mulai dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB. Petugas juga memanfaatkan sumber air dari sejumlah embung yang tersedia di kawasan perkantoran untuk mendukung proses pemadaman.

BACA JUGA :  Pemkab Seruyan Mulai Gencarkan Penjaringan Isu Strategis

Nomo menjelaskan bahwa ketersediaan sumber air di sekitar lokasi menjadi salah satu faktor yang membantu petugas dalam melaksanakan penanganan kebakaran.

“Alhamdulillah, kendala tidak terlalu banyak karena di setiap area terdapat embung dengan pasokan air yang cukup memadai,” jelasnya.

Sejumlah kantor yang berada di sekitar kawasan terdampak antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Disnakertrans, Dinas Perikanan, Bapperida, Inspektorat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seruyan. Berdasarkan laporan tersebut, bagian dinding dan plafon Kantor Disnakertrans menjadi salah satu bagian bangunan yang terdampak.

Peristiwa ini turut menjadi perhatian jajaran Pemerintah Kabupaten Seruyan. Wakil Bupati Seruyan, Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala perangkat daerah dilaporkan memantau kondisi di lapangan, mengingat lokasi kebakaran berada dekat dengan kompleks perkantoran pemerintahan.

Nomo juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan setiap perangkat daerah dalam menghadapi potensi kebakaran. Ia menyarankan agar setiap kantor memiliki peralatan pemadaman awal, seperti mesin pompa air dan selang, sehingga penanganan dapat segera dilakukan apabila api kembali mendekati bangunan.

BACA JUGA :  Disdik Seruyan Gencarkan Transisi PAUD ke SD Menyenangkan

“Setiap dinas sebaiknya memiliki mesin pompa air dan selang agar bisa melakukan penanganan awal ketika terjadi kebakaran di sekitar kantor. Penanganan kali ini juga Alhamdulillah berkat kolaborasi kita dengan pihak BPBD Seruyan, kejadian ini dapat ditangani dengan cepat,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Seruyan mengimbau seluruh perangkat daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di kawasan lahan gambut yang rawan terbakar.

Kesiapan peralatan, koordinasi lintas sektor, serta respons cepat di lapangan menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko kebakaran dan melindungi fasilitas umum.

Pemkab Seruyan juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada petugas terkait, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca