banner 130x650

LMP Madina, Minta APH Harus Tindak Peti Yang Beroperasi di Kotanopan

Madina

Ketua Laskar Merah Putih ( LMP) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Andrez Nasution ,meminta kepada Aparat Penegak Hukum( APH) untuk menindak tegas Penambangan ilegal yang beroperasi dibibir Sungai Batang Gadis Kotanopan, Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Provinsi Sumatera Utara (Provsu ).

Sebagaimana kita ketahui kegiatan penambangan ilegal( Peti) menjadi salah satu kejahatan yang masif dan wajib diperhatikan oleh aparat penegak hukum karena merugikan banyak pihak dan dinilai dapat merusak lingkungan dan fasilitas umum di sekitarnya, sehingga merugikan masyarakat.

Tentu dengan adanya peti ini wakil Bupati Madina hendaknya jangan terlepas dari penindakan tersebut.
Apakah ini dibiarkan….???
Jika hal ini dibiarkan Andrez sangat menyayangkan wakil bupati Madina yang terlahir di Kotanopan merupakan kampung halaman harus bertindak tegas ” ucap Andrez

Selain itu juga,Andrez mengatakan Anggota DPRD Madina diwilayah Dapil ini terkesan Seperti Macan Ompong alias tidak punya Nyali dalam mengambil tindakan tegas dan seolah olah melakukan pembiaran.

BACA JUGA :  JKN Mandailing Natal 96,39 Persen Ditanggung Pemerintah Daerah, Warga Berikan Apresiasi

Menurutnya, aktivitas Peti( penambangan ilegal) di Kotanopan , Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal diduga tanpa mengantongi izin dan begitu juga dengan eskavator tanpa memiliki dokumen ( Sertifikat) untuk beroperasi dan ini adalah perusak lingkungan yang merupakan kejahatan MASIF dengan istilah
“Ini kita kenal dengan istilah Pelakor (penambang lahan koridor) ungkap Andrez kepada awak media” Senin 22/1/2024.

Lebih lanjut Andrez memandang seharusnya pihak pemerintah dan Aparat kepolisian maupun TNI melakukan penangkapan terhadap pemilik Escavator yang beroperasi diwilayah ini sebagai pemegang kebijakan berbuat lebih dan jangan ada pembiaran terhadap kejahatan lingkungan ini.

Jangan nanti ada laporan masyarakat baru lagi bergerak. Harusnya pihak Aparat Penegak Hukum ( Kepolisian)atau semua pihak memantau aktivitas pertambangan di wilayah Kotanopan” beber Andrez

BACA JUGA :  Wakil Bupati Madina Kunjungi Korban Kebakaran di Simangambat

Ia juga menilai secara kasat mata,memang mafia tambang di Kotanopan ini sudah cukup masif dan terstruktur, sehingga dengan itu LMP Madina meminta agar ada pengusutan tuntas terhadap permasalahan ini, hingga ke tahap proses hukum.

Andrez mendesak Aparat Penegak Hukum( APH) membongkar semua dalang dang cukong praktek pertambangan ilegal di pinggiran sungai di Kotanopan ini dan jangan kesannya Dinina Bobokkan atau pilah-memilah. Semua pelaku siapa pun yang terlibat harus dibuka ke publik dan jangan lagi ditutupi,jika hal ini masih terus dibiarkan kami dari LMP Madina dan LMP Sumut akan melakukan Aksi unjuk rasa di Polda Sumut agar para pelaku segera tangkap “Cetus Andrez.

1135x1600

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca