
Kegiatan yang dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., mewakili Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., berlangsung di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 14–15 Oktober 2026 ini merupakan bagian dari Project Crop Diversity Conservation for Sustainable Use in Indonesia (COCSUI), yang bertujuan mendukung pelestarian dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya genetik tanaman pangan lokal, terutama berbagai varietas padi yang tumbuh dan berkembang di Kabupaten Seruyan.
Dalam sambutan Bupati Seruyan yang dibacakan oleh Bahrun Abbas, ditegaskan bahwa keberadaan padi lokal merupakan kekayaan daerah yang harus dijaga agar tidak hilang atau mengalami kepunahan. Selain memiliki nilai penting bagi keanekaragaman hayati pertanian, varietas padi lokal juga berpotensi dikembangkan menjadi produk unggulan yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap padi lokal tidak hanya terjaga kelestariannya, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan,” ungkap Bahrun Abbas saat membacakan sambutan Bupati.
Bupati juga mengingatkan bahwa pelestarian varietas padi lokal memerlukan perhatian dan langkah nyata secara berkelanjutan. Jika tidak dikelola dengan baik, keberadaan varietas tersebut berisiko semakin berkurang, bahkan hilang dari lingkungan pertanian masyarakat.
“Apabila varietas padi lokal itu bisa dikonservasikan dan dikembangkan dengan baik, kita berharap beragam varietas padi lokal tersebut tidak punah. Karena kalau nggak kita perhatikan, jangan-jangan pada saatnya nanti padi itu hilang,” demikian pesan Bupati Seruyan sebagaimana diberitakan dalam pemberitaan terkait kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Bupati berharap forum koordinasi ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi mampu menghasilkan langkah konkret berupa rekomendasi, rencana aksi, pembagian peran antar pemangku kepentingan, serta masukan kebijakan yang dapat diterapkan dalam pembangunan daerah.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Seruyan merencanakan penguatan koordinasi melalui pembentukan forum atau lembaga tingkat kabupaten yang didukung rencana kerja tahunan.

Langkah ini diharapkan dapat menyelaraskan program pemerintah daerah dengan kontribusi lembaga penelitian, perguruan tinggi, masyarakat, dunia usaha, serta mitra pembangunan.
Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan pelestarian sumber daya genetik pertanian berjalan secara terarah. Melalui kerja sama tersebut, varietas padi lokal diharapkan tidak hanya dipertahankan keberadaannya, tetapi juga dikembangkan secara bertanggung jawab agar memiliki nilai tambah dan peluang ekonomi bagi petani.
Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap forum koordinasi dan pelatihan OPD ini menjadi momentum untuk memperkuat kebijakan pelestarian keanekaragaman hayati pertanian, mendukung ketahanan pangan daerah, serta mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal secara berkelanjutan.
Melalui komitmen bersama dan tindak lanjut yang terukur, pelestarian padi lokal diharapkan menjadi bagian dari upaya pembangunan pertanian Kabupaten Seruyan yang berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat secara luas.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















