banner 130x650

Wabup Seruyan Buka Pembinaan Ustadz-Ustadzah TKA/TPA Al-Qur’an dan MUSDA II BKPRMI

Seruyan
Foto : Wakil Bupati Seruyan, H Supian memberikan pembinaan saat Musda (ist)

Pemda SeruyanKUALA PEMBUANG – Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Ustadz/Ustadzah TKA/TPA Al-Qur’an sekaligus Musyawarah Daerah II (MUSDA II) BKPRMI–LPPTKA Kabupaten Seruyan, Jumat (25/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut diikuti para ustadz dan ustadzah, jajaran pengurus BKPRMI dan LPPTKA Kabupaten Seruyan, serta dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seruyan, perwakilan DPW BKPRMI Provinsi Kalimantan Tengah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Seruyan, H. Basas, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dilaksanakan selama tiga hari dengan jumlah peserta sebanyak 26 ustadz dan ustadzah. Kegiatan tersebut mendapat dukungan pendanaan dari Pemerintah Kabupaten Seruyan.

Pembinaan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi para ustadz dan ustadzah dalam melaksanakan tugas pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran di Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA).

Sementara itu, perwakilan DPW BKPRMI Provinsi Kalimantan Tengah, H. Abdul Majid, M.Pd., menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas tenaga pendidik Al-Qur’an. Pengetahuan dan materi yang diperoleh selama pembinaan diharapkan dapat diterapkan oleh para peserta sekaligus dibagikan kepada pengajar lainnya di daerah masing-masing.

Seruyan

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Seruyan H. Supian mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pembinaan serta peran BKPRMI Kabupaten Seruyan dalam bidang pembinaan keagamaan dan pengembangan sumber daya manusia.

BACA JUGA :  Pemkab Seruyan Gelar Upacara Hari Pahlawan

Menurutnya, BKPRMI memiliki peran penting dalam membina umat, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda.

“BKPRMI merupakan sebuah wadah untuk membina umat dan mengembangkan sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Seruyan, terutama generasi muda kita. Kita berusaha bagaimana membentengi pemuda-pemuda kita agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif,” ujar Wabup.

Wabup menyampaikan bahwa keberadaan TKA dan TPA Al-Qur’an merupakan salah satu bentuk nyata peran BKPRMI dalam memberikan pendidikan keagamaan kepada generasi sejak usia dini.

Pendidikan Al-Qur’an, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter serta menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak.

Karena itu, Wabup meminta para ustadz dan ustadzah mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dengan sungguh-sungguh. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan kembali di lingkungan masing-masing.

“Mudah-mudahan dengan adanya pembinaan ini, TKA dan TPA Al-Qur’an yang dikelola bapak dan ibu sekalian bisa semakin baik dan semakin maju,” harapnya.

Selain peningkatan kapasitas, Wabup juga menyampaikan perhatian Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap keberadaan dan kesejahteraan para ustadz serta ustadzah yang selama ini berperan dalam memberikan pendidikan Al-Qur’an kepada generasi muda.

BACA JUGA :  Meriahnya Parade Berkebaya Bersama Ibu Negara, Wabup Seruyan Tampil Anggun dan Mempesona !

Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya mencari mekanisme dan solusi yang dapat mendukung para tenaga pengajar Al-Qur’an dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Sementara terkait pelaksanaan MUSDA II BKPRMI Kabupaten Seruyan, Wabup berharap forum tersebut tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan maupun penyusunan program kerja.

Menurutnya, MUSDA juga menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap program-program yang telah dilaksanakan oleh kepengurusan sebelumnya.

Program yang belum terlaksana maupun berbagai kendala yang ditemui selama menjalankan program, lanjutnya, perlu dibahas dan dikaji agar dapat menjadi bahan perbaikan untuk kepengurusan selanjutnya.

“Program yang belum terlaksana dan kendala yang dihadapi perlu dikaji dan dipelajari, sehingga pada tahun berikutnya dapat dilaksanakan dengan lebih baik,” pesannya.

Melalui MUSDA II tersebut, Wabup berharap kepengurusan yang nantinya terbentuk dapat membawa BKPRMI Kabupaten Seruyan semakin maju dan aktif menjalankan perannya di tengah masyarakat.

Ia juga berharap BKPRMI terus berkontribusi dalam pembinaan generasi muda Islam serta memperkuat upaya membentuk generasi yang mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Kegiatan pembinaan ustadz dan ustadzah serta MUSDA II BKPRMI Kabupaten Seruyan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda di Kabupaten Seruyan.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca