Peta politik Kalimantan Tengah berada dalam transisi krusial. Sebagai salah satu daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) sekaligus lumbung ketahanan pangan dan energi nasional, Kalteng tidak lagi membutuhkan figur yang hanya populer.
H. Masliansyah Ketua Umum Forum Warga Kalteng Se-Jabodetabek mengatakan
Ketua Umum Forum Warga Kalteng Se-Jabodetabek, H. Masliansyah, mengatakan Kalteng sebagai salah satu Provinsi penyanggah IKN. butuh pemimpin yang bisa menjembatani 3 kekuatan utama.
Menurutnya, kami warga Kalteng di perantauan, Kalteng ini tidak bisa dipimpin dengan satu kekuatan saja. Harus ada kombinasi.
“Kekuatan kultural Dayak untuk menjaga jati diri, kekuatan teknokrat birokrasi untuk memastikan pembangunan jalan, dan kekuatan jaringan investasi untuk membuka lapangan kerja dan kekuatan dukungan Pemilih menjadi kunci,” katanya.
Menurutnya siapapun dari 6 nama itu punya kelebihan, tapi kuncinya siapa yang bisa merangkul semua wilayah, dari Barito, Kotawaringin, sampai Kapuas-Kahayan.
” Warga Kalteng di Jabodetabek ingin pemimpin yang bisa membawa Kalteng tidak hanya jadi penonton IKN, tapi jadi pemain utama penyangga pangan dan energi,” ujar H. Masliansyah.
Dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Kalimantan Tengah, kombinasi antara pengalaman birokrasi, jaringan politik/adat, dan keterwakilan wilayah menjadi faktor kunci dalam membentuk arah kepemimpinan dan pembangunan Kalteng ke depan.
Kalteng membutuhkan pemimpin yang tangguh secara eksekusi, kuat jaringan, dan berpandangan jauh ke depan. Berikut rekam jejak tokoh-tokoh politik Kalteng beserta konstelasi dan dinamikanya.
Adapun Bakal Calon Gubernur Kalteng 2029 sebagai berikut:
1. Agustiar Sabran – Kekuatan Kultural Dan Adat
Agustiar Sabran merupakan politisi senior yang pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Tengah. Di luar legislatif, pengaruhnya sangat kuat di tingkat kultural dan sosial sebagai Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng.
Kelebihan: Basis massa kultural yang mengakar, dukungan jejaring politik lokal yang solid, dan komunikasi politik yang kuat dengan kelompok adat serta penguasaan lapangan.
2. Edy Pratowo – Sang Teknokrat Birokrasi
Berpengalaman panjang di ranah eksekutif daerah. Edy pernah menjabat sebagai Bupati Pulang Pisau selama dua periode, sebelum terpilih menjadi Wakil Gubernur Kalimantan Tengah mendampingi Sugianto Sabran, dan saat ini menjadi Wakil Gubernur mendampingi Agustiar Sabran. Ia juga Ketua Umum Partai Golkar Kalteng.
Kelebihan: Mewakili figur teknokratis dan birokrat ulung. Rekam jejak tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan menjadikannya calon ideal yang melengkapi aspek kepemimpinan teknis dan stabilitas birokrasi daerah.
3. Fairid Naparin – Wajah Muda Kota Palangka Raya
Tokoh muda yang menjabat sebagai Wali Kota Palangka Raya. Ia juga memegang kepemimpinan di struktur partai daerah Golkar Palangka Raya.
Kelebihan: Mewakili pemilih perkotaan dan generasi muda. Kelebihannya terletak pada pengalaman mengelola wilayah ibu kota provinsi serta komunikasi publik yang adaptif terhadap pemilih urban.
4. Monica Putri Rasyid – Pengusaha Nasional Dari Kotawaringin Barat
Tokoh muda dan pengusaha nasional asal Kotawaringin Barat. Memiliki latar belakang kuat di bidang kewirausahaan, kegiatan sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kelebihan: Mewakili segmen profesional, pengusaha, dan keterwakilan perempuan. Daya tariknya ada pada dorongan modernisasi ekonomi, investasi daerah, dan pendekatan sosial-kemasyarakatan.
5. Jaya S. Monong – Suara Dari Hulu Dan Pedalaman
Bupati Gunung Mas yang memiliki latar belakang kepemimpinan daerah di wilayah pedalaman / hulu Kalteng.
Kelebihan: Memiliki basis dukungan kuat di wilayah tengah dan hulu Kalteng. Dikenal fokus pada isu pembangunan infrastruktur daerah tertinggal, tata kelola sumber daya alam, dan kesejahteraan masyarakat lokal.
6. Supian Hadi – Basis Massa Terbesar Di Kotim
Politisi senior yang menjabat sebagai Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) selama dua periode.
Kelebihan: Memiliki basis massa tradisional yang sangat besar di Kotawaringin Timur, salah satu daerah dengan jumlah pemilih terbesar di Kalteng. Dikenal dengan gaya kepemimpinan yang merakyat dan eksekusi program lapangan.
Dinamika Pilkada Kalteng, Kunci Ada Di Kombinasi
Dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Kalimantan Tengah, kombinasi antara pengalaman birokrasi (eksekutif), jaringan politik / adat, dan keterwakilan wilayah – Barito, Kotawaringin, dan Kahayan / Kapuas – menjadi faktor kunci dalam membentuk arah kepemimpinan dan pembangunan Kalteng ke depan.
Siapa yang mampu merangkul ketiganya, dialah yang akan menguasai peta politik Kalteng.
Bagaimana menurut Anda? Siapa yang paling layak memimpin Kalteng sebagai penyangga IKN?.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















