banner 130x650

Shalahuddin Mundur, Peta Bursa Cagub Kalteng 2029 Mengerucut Jadi 6 Nama, Siapa Terkuat?

Gubernur Kalteng 2026

Bursa pencalonan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk Pilkada 2029 mulai mengerucut. Jika sebelumnya ada 7 nama yang ramai diperbincangkan, kini tersisa 6 nama setelah Shalahuddin secara resmi menyatakan mengundurkan diri dan dipastikan tidak akan ikut dalam kontestasi pemilihan Gubernur Kalteng 2029.

Keputusan mundurnya Shalahuddin ini menjadi sorotan publik Kalteng. Sosok yang selama ini dikenal aktif dan memiliki basis pendukung yang cukup solid itu memilih untuk tidak lagi melanjutkan langkah politiknya menuju kursi Gubernur. Belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan secara detail alasan di balik keputusan tersebut. Namun, dari sejumlah informasi yang beredar, keputusan itu disebut sudah melalui pertimbangan matang dan bersifat final.

Dengan mundurnya Shalahuddin, peta persaingan kini semakin terbuka dan sekaligus semakin ketat. Enam nama yang tersisa masing-masing membawa modal politik, pengalaman pemerintahan, hingga kedekatan dengan masyarakat yang tidak bisa diremehkan.

Berikut 6 nama yang kini bertahan dalam bursa Cagub Kalteng 2029:

1. AGUSTIAR SABRAN
Gubernur Kalteng petahana yang namanya masih paling kuat disebut. Dengan pengalaman memimpin Kalteng, Agustiar dinilai memiliki keunggulan dari sisi jaringan birokrasi, program pembangunan yang sudah berjalan, dan tingkat pengenalan yang tinggi di masyarakat.

2. FAIRID NAPARIN
Wali Kota Palangka Raya yang dikenal dekat dengan anak muda dan aktif di media sosial. Fairid membawa citra pemimpin muda, modern, dan berani mengambil gebrakan di ibu kota provinsi. Banyak yang menilai ia adalah penantang serius dengan basis perkotaan yang solid.

BACA JUGA :  Supian Hadi Berpengalaman dan Punya Kapasitas Untuk Menjadi Gubernur Kalteng 2024

3. JAYA S. MONONG
Bupati Gunung Mas yang memiliki pengalaman panjang di birokrasi dan pemerintahan daerah. Jaya dikenal sebagai sosok yang tenang, teknokratis, dan fokus pada pembangunan infrastruktur serta pelayanan dasar. Dukungan dari wilayah tengah Kalteng menjadi modal pentingnya.

4. EDDY PRATOWO
Wakil Gubernur Kalteng yang juga punya pengalaman mendampingi pemerintahan provinsi. Eddy dikenal memahami betul persoalan Kalteng dari hulu ke hilir, mulai dari karhutla, pembangunan desa, hingga investasi. Ia dipandang sebagai sosok yang paling memahami pemerintahan provinsi dari dalam.

5. MONICA PUTRI RASYID
Satu-satunya figur perempuan dalam daftar ini. Monica anak Pengusaha Kalteng H. A. Rasyid, dinilai membawa warna baru dalam politik Kalteng. Kehadirannya sebagai representasi perempuan dan generasi muda menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pemilih perempuan dan milenial yang menginginkan perubahan.

6. SUPIAN HADI
Mantan Bupati Kotawaringin Timur 2 Periode yang juga memiliki pengaruh kuat di wilayah timur Kalteng dengan jumlah penduduk terbanyak di Kalteng. Supian dikenal sebagai politisi berpengalaman dengan basis massa yang loyal dan jaringan yang luas hingga ke pelosok. Ia disebut-sebut masih memiliki mesin politik yang cukup kuat untuk bersaing.

BACA JUGA :  Budidaya Kakao Potensial Baru untuk Petani di Kalimantan Tengah

Persaingan Diprediksi Memanas

Pengamat politik lokal menilai, dengan tersisanya 6 nama ini, persaingan akan semakin dinamis. Tidak ada lagi figur yang benar-benar dominan tanpa lawan. Setiap kandidat punya ceruk pemilih masing-masing, mulai dari pemilih kota, pemilih pedesaan, pemilih muda, hingga pemilih berbasis suku dan organisasi.

Isu-isu besar seperti penanganan karhutla, pembangunan infrastruktur, kesejahteraan petani dan nelayan, serta hilirisasi sumber daya alam diprediksi akan menjadi tema utama yang akan diadu para kandidat.

Sementara itu, masyarakat Kalteng sendiri berharap siapa pun yang nantinya maju benar-benar membawa visi yang jelas untuk Kalteng yang lebih maju, sejahtera, dan bebas dari kabut asap tahunan yang selalu menjadi momok.

Pilkada Kalteng 2029 masih beberapa tahun lagi, namun manuver politik sudah mulai terasa sejak sekarang. Mundurnya Shalahuddin bukan hanya mengurangi jumlah kontestan, tetapi juga membuka ruang koalisi baru dan perubahan peta dukungan yang bisa saja bergeser sewaktu-waktu.

MentayaNet akan terus mengikuti perkembangan bursa Cagub Kalteng 2029 dan menghadirkan update terbaru untuk pembaca.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca