banner 120x600

Komisi II DPRD Kotim : Kawasan Perikanan di Kotim Perlu Pengembangan Secara Optimal

dprd kotim
Photo : Hj. Darmawati - Anggota Komisi II DPRD Kotim

Anggota Komisi II DPRD Kotim meminta kepada pihak pemerintah daerah setempat melalui dinas terkait supaya terus mendukung secara optimal pengembangan usaha perikanan masyarakat yang sebelumnya turut terdampak pandemi Covid-19.

Hj. Darmawati, Anggota Komisi II DPRD Kotim menyebutkan sektor perikanan merupakan usaha alternatif sebagian masyarakat yang serius menggeluti usaha tersebut. Bahkan menurutnya sejak beberapa tahun terakhir ini beberapa daerah memiliki potensi perikanan, seperti wilayah selatan, hingga utara.

“Tinggal dukungan penuh dari pemerintah daerah bagi masyarakat kita dalam rangka mengembangkan potensi perikanan tersebut, kita bisa lihat fakta dilapangan masyarakat kita pun banyak yang sudah mengembangkan usaha perikanan dibeberapa wilayah kecamatan,” ungkap Darma pada Kamis, 22 September 2022.

dprd kotim
Photo : Ilustrasi kawasan pengembangan perikanan di kotim

Legislator Partai Golkar ini juga menekankan, sektor perikanan merupakan salah satu bagian dari ketahanan pangan yang harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah, terutama dukungan dari segi anggaran melalui dinas teknisnya supaya kedepannya berbagai kendala pemberdayaan masyarakat tidak lagi dihadapi.

“Menurut hemat kami sudah seharusnya pemerintah memperhatikan hal tersebut, dukungan anggaran untuk pengembangan sektor perikanan ini kami rasa perlu, bagaimana teknis pemberdayaan itu bisa berjalan tanpa disuport anggaran yang cukup, kita berharap kedepan ini jadi atensi khusus,” timpalnya.

Baca Juga : DPRD Kotim Kesal Minimnya Perbaikan Lampu Penerangan Jalan Umum

Disisi keuntungan bagi daerah, legislator Dapil III ini juga menjelaskan, kalau dukungan pemerintah daerah bisa dilakukan secara maksimal maka akan berdampak positif terhadap peningkatan PAD. Disisi lain kesejahteraan masyarkat serta pemenuhan stok di dalam daerah juga dinilai akan terpenuhi.

“Bicara PAD tentunya tinggal teknis pemberdayaannya diterapkan, bisa melalui kerjasama dengan masyarakat, itu jelas ada keuntungan bagi daerah dan kita juga tidak selalu bergantung kepada pihak luar untuk memenuhi kuota masyarakat lokal kita selalu konsumen, karena kebutuhan akan ikan di daerah kita ini kami kira sudah diatas normal, dan itu berlaku setiap hari, jadi kenapa tidak kita maksimalkan hal tersebut,” tutupnya.

banner 120x600
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.