banner 130x650

Ketua dan BK DPRD Madina Bungkam, Dugaan Pungli Makin Disorot

DPRD Madina

Bendahara SATMA AMPI Mandailing Natal, Muhammad Saleh, menyatakan kekecewaan terhadap sikap Ketua DPRD Madina dan Ketua Kehormatan DPRD Madina yang dinilai bungkam atas dugaan pungli terhadap pendamping desa.

Dugaan itu disebut melibatkan oknum anggota DPRD Madina berinisial “AN” dari Fraksi Partai Gerindra. Menurut Saleh, pihaknya sudah melakukan konfirmasi langsung untuk meminta penjelasan, namun tidak mendapat jawaban.

“Kenapa sampai hari ini tidak ada jawaban? Ada apa sebenarnya? Jangan sampai publik menilai DPRD Madina sengaja melindungi oknum yang diduga terlibat pungli terhadap pendamping desa,” tegas Saleh.

SATMA AMPI Madina menilai dugaan pungli ini bukan persoalan kecil karena mencoreng nama lembaga DPRD dan partai politik yang menaungi oknum tersebut.

BACA JUGA :  Kasus 351 di Lokasi PETI Sihayo Diisukan Sudah Berdamai, Iptu Bagus Seto: Masih Lanjut

Dalam waktu dekat, organisasi itu memastikan akan membuat laporan resmi ke lembaga terkait agar kasusnya diusut terbuka dan transparan.

“Kami tidak akan diam. Jika tidak ada klarifikasi dan tindakan tegas, maka kami akan membawa persoalan ini ke lembaga terkait agar dugaan pungli ini diperiksa secara hukum. Jangan sampai jabatan dipakai untuk menekan dan membebani pendamping desa,” ujarnya.

SATMA AMPI Madina juga meminta Partai Gerindra tidak tutup mata dan segera mengambil sikap tegas terhadap kader yang namanya disebut demi menjaga marwah partai dan kepercayaan masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

BACA JUGA :  Ketua TP PKK Mandailing Natal Hadiri Kegiatan Pengobatan Gratis

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca