banner 130x650

Karhutla Kalteng Jangan Dipolitisir, Ini Tanggung Jawab Bersama

Karhutla Kalteng
Foto : H.Masliansyah-Ketum Forum Warga Kalteng Se-JABODETABEK/Mantan Wartawan PUSPEN ABRI.

Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) jangan dipolitisir. Penanggulangan bencana ini merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

Penegasan itu disampaikan H. Masliansyah, Ketua Umum Forum Warga Kalteng Se-JABODETABEK, menyikapi dinamika baru ketika isu penanganan Karhutla melebar menjadi aksi unjuk rasa yang menuntut Gubernur Kalteng untuk turun dari jabatannya.

Muncul pertanyaan besar mengenai korelasi antara bencana alam Karhutla dengan desakan politik tersebut.

Secara substansial, Karhutla merupakan bencana alam yang penanganannya memerlukan tanggung jawab bersama. Alih-alih melimpahkan seluruh kesalahan kepada kepala daerah, langkah yang paling krusial saat ini adalah memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Pemerintah Provinsi, DPRD, aparat keamanan, serta seluruh lapisan masyarakat perlu duduk bersama melalui forum musyawarah untuk merumuskan solusi komprehensif dalam menanggulangi bencana asap dan lahan.

BACA JUGA :  Gubernur Kalteng Tindak Tegas Truk CPO Over Tonase, Perusahaan Terancam Sanksi Berat

Aksi yang mendesak pemecatan gubernur dinilai sebagian pihak sarat akan nuansa politis. Muncul indikasi adanya dramatisasi, provokasi, serta keterlibatan pihak sponsor di balik aksi demonstrasi demi kepentingan kelompok tertentu.

Situasi ini dinilai rentan dan berbahaya karena berpotensi memicu perpecahan serta konflik horizontal di tengah masyarakat Kalteng.

Oleh karena itu, semua pihak diimbau untuk menahan diri, mengedepankan kondusivitas daerah, dan fokus pada upaya penanggulangan bencana secara bersama-sama.

“Karhutla ini bencana alam. Mari kita padamkan apinya, bukan membakar suasana politiknya. Kalteng harus tetap kondusif,” tegas H. Masliansyah.

Forum Warga Kalteng Se-JABODETABEK mengajak seluruh masyarakat Kalteng, baik di kampung halaman maupun di perantauan, untuk bersatu, saling membantu, dan mengedepankan musyawarah dalam menghadapi bencana Karhutla.


Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

BACA JUGA :  SMSI Kalteng dan Katingan Buka Puasa Bersama di Panti Asuhan Hampalit

You cannot copy content of this page

Eksplorasi konten lain dari MentayaNet

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca