Kabar yang paling dinanti warga Kotawaringin Timur akhirnya datang. Hujan dengan intensitas sedang mengguyur Kota Sampit dan sekitarnya, Selasa (28/10/2026) pagi 08.42 Wib.
Hujan yang turun setelah hampir 4 bulan Kotim diselimuti kabut asap pekat akibat karhutla ini disambut suka cita warga.
Pantauan di lapangan, rintik hujan mulai membasahi jalanan Sampit yang sebelumnya diselimuti debu dan asap dengan jarak pandang hanya 5-50 meter. Udara yang sebelumnya mencatat AQI 193 Tidak Sehat dan ISPU tembus 1.200 Zona Hitam, perlahan mulai membaik.
Warga terlihat bersyukur, banyak yang mengabadikan momen hujan pertama ini di media sosial.
Meski hujan turun, masyarakat tetap diminta waspada dan tidak lengah. Tim BPBD dan Satgas Karhutla masih terus memantau titik api di wilayah Ganepo, Seranau, dan Pulau Hanaut yang selama ini menjadi sumber asap kiriman.
Semoga hujan ini menjadi awal berakhirnya bencana asap di Kotim.
Eksplorasi konten lain dari MentayaNet
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















